menu

Rabu, 09 Januari 2013

Semua harus di-SYUKURI


Ingat! Orang-orang hebat yang kamu kenal saat ini, dulu mereka pasti pernah ‘jatuh’..!

Sejak kemarin situs ol.akademik menjadi langganan dikepoin mahasiswa. Termasuk aku. Berharap akan melihat nilai muncul dan membuahkan senyuman. Tapi hari ini, aku sudah bisa melihat dengan jelas list nilai yang ku peroleh di semester ini. “Woy ini IP perdana gue”. Kecewa? Pasti ada. Karena masih ada yang mendapat nilai lebih bagus dariku. Tapi bahagia? Oo jangan ditanya. Kan IP pertama..hasil perjuangan 1 semester. Jadi intinya apapun itu, harus bersyukur.
Satu pelajaran untukku hari ini:
Semua harus disyukuri. Apapun hasil yang diperoleh, syukur itu wajib. Itu yang terkadang lupa kita lakukan. Dikasih bulan ko masih minta bintang..udah nggak syukur Alhamdulillah malah minta lebih. Manusia emang nggak pernah puas—termasuk aku.
“Kamu harus pandai bersyukur. Apapun nilai yang kamu peroleh, sebesar dan sekecil apapun itu, bersyukur---kata Ayah!
“Iya, kamu dikasih bagus malah masih ngeluh gara-gara ada yang lebih bagus. Bersyukur laa---kata Ibu!
Dan aku tersadar: semua memang harus disyukuri. Mungkin yang kita anggap terbaik belum tentu terbaik bagi Allah SWT. Karena hidup tak selalu soal seberapa besar nilai yg diperoleh, tapi seberapa besar pengaruh kita untuk orang lain..--semangat!
Apa artinya terbaik tapi nggak bermanfaat? Itu kata orang tuaku! Yang selalu mengingatkanku bahwa tak selamanya kita berada dipuncak. Terkadang kita membutuhkan pukulan-pukulan yang membawa kita merasakan posisi di bawah. Kalau hidup semuanya cemerlang, bahagia, menang, nggak asik dong. Ibarat di sebuah perlombaan, ketika kita selalu menang, kita akan terbiasa menang, dan saat menang sepertinya biasa-biasa saja..tapi ketika kita pernah kalah, dan saat lomba kita menang, feel nya pasti beda. Ada perasaan bangga dan kepuasan tersendiri yang sulit diungkapkan. Karena secara tidak langsung kita berhasil menunjukkan pada dunia, kita bisa bangkit. Okelah kemarin sempat kalah, tapi akhirnya menang. Seperti itulah hidup yang seharusnya. Kita harus sadar, banyak hal yang mungkin terjadi. Apa sih yang nggak mungkin kalau Allah sudah berkehendak? Manusia hanya bisa berencara namun tetap Allah yang menentukan.

Ketika kamu merasa bahwa saat ini kamu sedang jatuh, ingat bahwa orang-orang hebat sekarang, dulunya juga pernah ‘jatuh’.----renungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar